Sabtu, 30 Mei 2009

Nutrisi ibu hamil

Kehamilan adalah masa di mana seorang wanita membawa embrio atau fetus di dalam tubuhnya. Dalam kehamilan dapat terjadi banyak gestasi (misalnya, dalam kasus kembar, atau triplet). Kehamilan manusia terjadi selama 40 minggu antara waktu menstruasi terakhir dan kelahiran (38 minggu dari pembuahan). Istilah medis untuk wanita hamil adalah gravida, sedangkan manusia di dalamnya disebut embrio (minggu-minggu awal) dan kemudian janin (sampai kelahiran).

Seorang wanita yang hamil untuk pertama kalinya disebut primigravida atau gravida 1: seorang wanita yang belum pernah hamil dikenal sebagai gravida 0. Dalam banyak masyarakat definisi medis dan legal kehamilan manusia dibagi menjadi tiga periode triwulan, sebagai cara memudahkan tahap berbeda dari perkembangan janin. Triwulan pertama membawa resiko tertinggi keguguran (kematian alami embrio atau janin), sedangkan pada masa triwulan ke-2 perkembangan janin dapat dimonitor dan didiagnosa. Triwulan ke-3 menandakan awal 'viabilitas', yang berarti janin dapat tetap hidup bila terjadi kelahiran awal alami atau kelahiran dipaksakan. Kehamilan manusia terjadi selama 40 minggu antara waktu menstruasi terakhir dan kelahiran (38 minggu dari pembuahan).

Hal-hal yang Diperhatikan Selama Masa Kehamilan
Dengan mempelajari tentang kehamilan dan tentang nutrisi yang dibutuhkan, para calon ibu bisa belajar apa yang diperlukan untuk mendukung kesehatan selama masa kehamilan.
"Saya hamil!" Nah begitu keajaiban itu terjadi, calon ibu akan mulai merasakan pengalaman yang mendebarkan sekaligus unik dan juga sedikit menakutkan. Kehamilan adalah sesuatu yang amat berarti, lebih dari sekedar membawa tambahan beban selama sembilan bulan. soalnya di dalam tubuh calon ibu ada kehidupan baru yang akan bergantung sebelum dan sesudah dia lahir.

Dengan mempelajari tentang kehamilan dan tentang nutrisi yang dibutuhkan, para calon ibu bisa belajar apa yang diperlukan untuk mendukung kesehatan selama masa kehamilan. Dan segala sesuatu yang dilakukan harus bisa meyakinkan Anda bahwa semua tindakan yang dilakukan adalah demi kesehatan Anda dan bayi Anda. Nutrisi yang bagus membantu wanita menyiapkan tubuhnya untuk menjadi seorang ibu karena proses kompleks yang terjadi selama masa kehamilan membutuhkan banyak suplai protein, vitamin dan mineral untuk ibu dan bayi. Jika tubuh ibu sudah mempunyai simpanan nutrisi jauh beberapa bulan atau tahun sebelum masa kehamilan, kebutuhan nutrisi dapat ditutupi dengan pola makan yang sederhana. Tetapi jika simpanan nutrisi lebih rendah pada masa kehamilan,maka ibu hamil mempunyai resiko yang cukup besar menyertai kehamilannya seperti anemia dan kesulitan kehamilan.

Saat hamil Anda memerlukan tambahan nutrisi dan bahkan harus menaikkan dua kali lipat dari kebutuhan biasa, terutama untuk Vitamin C dan Kalsium. Meskipun ada baiknya mendengarkan nasihat lama yang mengatakan bahwa makan untuk dua orang tidak perlu diterapkan dalam artian yang sebenarnya. Ingat, janin tidak sebesar orang dewasa dan memiliki kebutuhan yang jelas berbeda. Selama masa kehamilan Anda menjadi lebih efisien dalam menyerap nutrisi dalam sistem pencernaan. Satu lagi, tubuh tidak menekskresikan nutrisi sebab nutrisi ini akan membangun simpanan vitamin dan mineral. Jadi yang harus diingat adalah bukan jumlahnya tapi kualitasnya makanan yang dikonsumsi. Sebagian besar wanita sedikit mengeluarkan energi pada saat kehamilan, apalagi menjelang tahap-tahap akhir kehamilan. Meskipun secara teori kebutuhan energi selama masa kehamilan kira-kira sebesar 80.000 kalori. Anda tidak perlu meningkatkan sumber energi sampai tiga bulan terakhir, dimana ibu hamil memerlukan tambahan energi sebanyak 200 kalori setiap harinya. Tambahan energi ini dapat diperoleh dari segelas susu dan dua potong keju lapis yang rendah lemak.

Ibu hamil juga tidak perlu menaikkan sumber protein, sepanjang mengkonsumsi makanan sesuai dengan prinsip makanan sehat, sepetri daging, ikan atau unggas, produk harian, beras-berasan, kacang-kacangan. Yang juga penting adalah menaikkan jumlah serat selama masa kehamilan. Ibu hamil sering menderita kesulitan buang air besar dan
ambeien (haemorrhoid). Untuk menghindari masalah ini, ibu hamil bisa meningkatkan serat dengan cara memakan roti dan sereal, beras merah dan pasta. Ingatlah selalu untuk meningkatkan cairan tubuh sehingga dapat membantu serat menjalankan tugasnya menjaga sistem pencernaan tetap sehat.

Asam folic merupakan vitamin yang sangat penting sebelum dan ketika masa kehamilan, terutama di minggu-minggu awal kehamilan. Ibu hamil yang menderita kekurangan asam folik akan meningkatkan resiko bayinya menderita cacat tabung syaraf (Neural Tube Defect/NTD), seperti spina bifida. Secepatnya bila anda mendapatkan diri Anda hamil maka segera mengkonsumsi asam folik sebagai tambahan suplemen dengan jumlah sebanyak 400 mg atau sesuai dengan yang disarankan oleh dokter. Hal ini harus dilakukan selama 12 minggu masa kehamilan pertama. Asam folic merupakan suplemen tambahan yang ditambahkan dalam makanan ibu hamil. Kebutuhannya kira-kira sebesar 200 mg perhari. Ibu hamil dapat menambah kebutuhan asam folik dari makanan seperti sereal sarapan pagi, roti gandum dan roti tepung atau roti giling, sayur-sayuran hijau (kol, brokoli, bayam, taoge, kacang segar), dapat juga kacang-kacangan. Yang harus diperhatikan, asam folic mudah rusak saat dimasak sehingga pastikan Anda memasak sayuran dengan jumlah air dan waktu yang sebentar.Sebagian besar wanita dalam usia siap hamil mempunyai kadar zat besi yang rendah. Itu sebabnya cadangan zat besi(atau hemoglobin) selalu diukur selama masa kehamilan. Jika ditemukan ibu hamil dengan kadar zat besi rendah maka dia dikatakan menderita anemia. Untuk mengatasinya dokter atau bidan yang memeriksa biasanya akan memberikan tambahan zat besi. Agar tak kekurangan zat besi ada baiknya mengkonsumsi makanan yang kaya akan zat besi. Baik dari produk hewani maupun nabati.

Sumber zat besi yang berasal dari produk nabati diantaranya kacang bakar dan jenis kacang polongan, sayuran hijau (bayam, brokoli, aprikot kering) dan semua roti gandum. Sedangkan yang berasal dari produk hewani diantarany telur,irisan daging sapi merah atau kambing. Tubuh tampaknya tidak mudah untuk menyerap zat besi pada makanan nabati, tapi vitamin C (yang ditemukan pada buah jeruk, kismis kering, sayuran hijau) menambah penyerapan zat besi. Sebaliknya, tanin yang ditemukan di teh dapat mengurangi penyerapan zat besi. Jadi, mengkonsumsi makanan yang kaya zat besi dan mengandung vitamin C (misalnya segelas jus jeruk dan semangkuk sereal) lebih baik daripada secangkir teh. Hal lain yang tak kalah pentingnya adalah memperhatikan konsumsi hati meskipun hati dan segala produknya, seperti paté dan saus hati, merupakan sumber terbaik zat besi. Bahan-bahan ini juga mengandung vitamin A dengan konsentrasi tinggi yang jika jumlahnya berlebihan, dapat mengakibatkan penumpukan di hati dan menyebabkan penyakit yang cukup serius pada bayi.

Vitamin A yang berasal dari produk sepeti sayuran hijau, jeruk dan buah-buhan berwarna kuning dan sayuran bentuknya dikenal sebagai karoten dalam bahan makanan tersebut, dan zat ini mempunyai keuntungan bagi kesehatan. Zat ini juga banyak ditemui pada jeruk, mangga, wortel, kentang manis, aprikot, tomat dan buah-buahan berair. Untuk membantu tubuh Anda menyerap dan menggunakan zat besi dan nutrisi yang berasal dari makanan, ibu hamil harus banyak memakan makanan yang mengandung vitamin C. Sumber-sumber vitamin C yang baik adalah buah jeruk,lemon, kismis, strawberi, buah kiwi, lada, tomat dan sayuran hijau. Sedikitnya ibu hamil harus makan lima porsi buah atau sayuran dalam sehari. Vitamin D yang kadang-kadang dinyatakan sebagai “vitamin sinar matahari” karena vitamin ini terbentuk pada saat tubuh terkena sinar matahari juga diperlukan untuk pembuatan kalsium dan fosfor yang sangat diperlukan dalam masa pertumbuhan terutama dalam pembentukan tulang dan gigi. Vitamin ini hanya ditemukan pada beberapa makanan seperti mentega yang diperkaya dan keju tabur rendah lemak, sereal, minyak ikan daging dan sedikit dati susu dan telur. Hal lain yang juga harus diperhatikan para ibu hamil adalah memastikan jumlah asupan kalsium yang cukup. Bahan pangan yang merupakan sumber utama kalsium diantaranya produk susu, seperti keju dan yoghurt, roti, sayuran hijau, ikan dengan tulang yang lembut seperti salmon dan sarden, aprikot kering, biji-bijian, tahu, jus jeruk dan susu

Hyperemesis

Apa itu HG/ HEG (Hyperemesis Gravidarum) ?

Mungkin itu yang ada dibenak kita sebagai orang awam, namun istilah itu sebenarnya amatlah familiar didalam dunia kedokteran terutama bagi dokter kandungan. HG/HEG (Hyperemesis Gravidarum) adalah mual dan muntah yang berlebihan bahkan tidak sedikit sang ibu yang mengalami pingsan yang disebabkan oleh hormone kehamilan.

Hyperemesis gravidarum (from Greek hyper and emesis and Latin gravida; meaning "excessive vomiting of pregnant women") is a severe form of morning sickness, with unrelenting, excessive pregnancy-related nausea and/or vomiting that prevents adequate intake of food and fluids.[1] Hyperemesis is considered a rare complication of pregnancy but, because nausea and vomiting during pregnancy exist on a continuum, there is often not a good diagnosis between common morning sickness and hyperemesis. Estimates of the percentage of pregnant women afflicted range from 0.3% to 2%.

Hyperemesis gravidarum merupakan suatu keadaan yang dikarakteristikkan dengan rasa mual yang berlebihan, muntah, kehilangan berat badan, dan gangguan keseimbangan elektrolit. Sebagian besar ibu hamil (70-80%) mengalami morning sickness dan sebanyak 1-2% dari semua ibu hamil mengalami morning sickness yang ekstrim yang disebut hyperemesis gravidarum. Hyperemesis gravidarum tidak dapat dicegah namun ibu hamil dapat menjadi lebih nyaman jika mengetahui cara manajemen perawatan hyperemesis gravidarum tersebut.
Kasus hyperemesis gravidarum ringan dapat diatasi dengan perubahan diet, istirahat dan pemberian antasida. Keadaan yang lebih parah hampir selalu memerlukan perawatan di Rumah Sakit untuk penggantian cairan tubuh yang hilang akibat muntah, dan mendapatkan nutrisi melalui iv line.

Penyebab hyperemesis gravidarum belum diketahui. Keadaan tersebut mungkin berhubungan dengan perubahan hormonal akibat kehamilan. Hypermemesis gravidarum lebih sering dialami oleh ibu dengan kehamilan multipel (kembar dua atau lebih) dan seorang wanita yang mengalami hyperemesis gravidarum pada kehamilan sebelumnya mempunyai kemungkinan mengalami hyperemesis gravidarum pada kehamilan berikutnya.
Pada kondisi tertentu, mual dan muntah selama hamil adalah biasa, tapi bila mual dan muntah itu berlebihan itulah yang bisa membahayakan kondisi fisik si Ibu dan kandungannya. Siklus Hyperemesis Gravidarum ini memang berfariasi, mungkin ada beberapa wanita yang menjalaninya dalam kurun waktu 1 bulan, 4 bulan atau 6 bulan.

Namun dalam fase Hyperemesis ini selama hampir 9 bulan ( mulai 3 minggu usia kehamilan aku mengalami mual muntah berkepanjangan sampai-sampai tak ada lagi yang bisa aku muntahkan. Aku divonis HG stadium 3 oleh dokter kandunganku. Selama sembilan bulan masa kehamilanku aku lebih banyak terbaring di Rumah sakit, hal ini tentu membuatku mengalami dehidrasi serta penurunan berat badan yang drastis. aku tidak bisa bangun dari tempat tidur, setiap apa yang aku makan dan minum selalu dimuntahkan kembali, sehingga dibantu dengan infus untuk mencegah kehilangan cairan tubuh ku".

Dalam hal ini kesabaran seorang suami memang sangat diperlukan untuk memberikan support pada sang istri dalam menjalani fase tersebut, karena jika pihak keluarga kurang memperhatikan dalam hal ini kemungkinan bagi wanita hamil yang menjalani fase tersebut akan mengalami gangguan keseimbangan cairan dan hal terburuk yang bisa terjadi adalah dapat berdampak pada bayi dalam kandungan tersebut.(Terima kasih buat suamiku tercinta yang selalu mendampingiku tanpa lelah selama menjalani kehamilan ini)

Gejala hyperemesis yang dialami berbeda diantara ibu hamil. Namun gejala umum hyperemesis gravidarum antara lain :
• Mual dan muntah berat terutama pada trimester pertama kehamilan
• Muntah setelah makan atau minum
• Kehilangan berat badan >5% dari BB ibu hamil sebelum hamil, (rata-rata kehilanagn BB 10%)
• Dehidrasi
• Penurunan jumlah urine
• Sakit kepala
• Bingung
• Pingsan
• Jaundise
Hypermesis gravidarum harus mendapatkan perhatian khusus dalam manajemen pengelolaannya karena hyperemesis dapat menyebabkan gangguan keseimbangan cairan dan elektrolit, defisiensi nutrisi, gangguan liver dan jaundise (warna kuning pada kulit, mata dan membran mukosa) yang dapat terjadi pada hyperemesis gravidarum yang parah. Kehilangan berat badan ibu hamil yang berlebih dan kekurangan nutrisi berefek pada pertumbuhan janin.

Perbedaan Morning Sickness dan Hyperemesis Gravidarum

Morning Sickness
Mual kadang disertai muntah
Mual berkurang pada 12 mgg kehamilan
Muntah tidak menyebabkan dehidrasi
Masih toleran terhadap makanan tertentu

Hyperemesis Gravidarum
Mual berat disertai muntah
Mual tidak berkurang setelah 12 mgg kehamilan
Muntah menyebabkan dehidrasi berat
Tidak toleran terhadap makanan

Treatment Hyperemesis Gravidarum

Tujuan Treatment :
• Menurunkan rasa mual dan muntah
• Mengganti kehilangan cairan dan elektrolit
• Memenuhi kebutuhan nutrisi dan mengatasi kehilangan BB ibu hamil

Hospitalisasi diperlukan untuk mengatasi hyperemesis gravidarum yang parah. Semua makanan dan minuman dihentikan sementara untuk mengistirahatkan GI track.

Tindakan perawatan di Rumah Sakit antara lain :
• Pemberian cairan intra vena : untuk memberikan hidrasi, elektrolit, vitamin dan nutrisi
• Percutaneus endoscopic gastrotomy : memberikan nutrisi
• Medikasi : Metoclopramide, Antihistamin, dan anti reflux medication.

Tindakan perawatan pada Hyperemesis gravidarum :
• Bed rest : membuat ibu hamil lebih nyaman, namun harus berhati-hati karena istirahat terlalu banyak menyebabkan kehilangan berat badan.
• Akupresur : menekanan pada titik anti mual dan muntah yang terletak pada 3 jari diatas pergelangan diantara dua tendon. Lakukan penekanan secara lembut selama 3 menit untuk masing-masing tangan.
• Hypnosis.

Rabu, 27 Mei 2009

The reason

mengapa saya membuat blog dengan tema keluarga dan pengalaman pribadi...?
salah satunya adalah saya ingin berbagi dan membuat pengalaman saya dalam bentuk tulisan tentunya lebih memudahkan untuk mengarsipkannya.
Tidak hanya buat diri saya sendiri, tapi lebih dari itu tanpa tendensi apapun, saya ingin agar apa yang saya alami bisa menjadi pelajaran berharga buat orang lain.

banyak hal yang ingin saya kemukakan tapi saya tidak bisa menceritakan banyak hal kepada seseorang atau beberapa, namun dengan menuangkannya dalam bentuk tulisan mudah-mudahan akan ada bany
ak orang yang bisa mengetahui, merasakan, dan membagi apa yang saya alami kepada orang yang juga mungkin mengalami kejadian serupa.Keinginan untuk berbagi mengenai pembalut yang sehat yg akan banyak saya bahas disini yaitu LOVEMOON pembalut anion. Postingan selanjutnya saya akan berbagi pengalaman saya tentang masa kehamilan dan masalahnya sampai dengan pasca persalinan.

Kenapa pembalut Lovemoon?
Karena pembalut ini memiliki masa depan yg menjanjikan selain dari segi bisnis juga dari segi kesehatan organ reproduksi perempuan beserta pencegahan akan bahaya kanker serviks

Selanjutnya Kenapa masalah kehamilan?
1.Karena kehamilan adalah karunia dan merupakan penantian hampir semua orang yang telah berumah tangga untuk meneruskan generasinya (seperti halnya saya pribadi, saya telah menunggu lama untuk kehamilan ini, dan saya yakin banyak pasangan lainnya seperti kami berharap menerima keajaiban ini)
2.Karena kehamilan merupakan masa yang sangat menentukan, dimana kondisi fisik dan psikis si calon ibu akan berperan besar terhadap janin yang berada didalam kandungannya.

semoga postingan saya ini dapat bermanfaat bagi kita semua.

Rabu, 20 Mei 2009

I was looking for...


I was looking for a lovers
With a smile in his heart
You came along and made thing shine
This I will always remember
Then you touched my heart
This I will never forget
Because now I have a smile in my heart



Dear
I though you should know
How much you’re touched by God’s warm glow
You... light up my life
You... the blossom of my soul
You... the wings that help me to fly glow
You... my shining star glistening so brite
You and I the string remain
Forever I love you


Marriage
A commitment of two who love one another
May your love be full of passion
May your love sparkle with a fiery flame
But most of all
May your love be timeless an forever remain



Yesterday, ..
We discovered love
Gently unfolding in our hearts
Wispering of the joy to come
Today,..
Our dreams will come true
Creating memories
That we’ll cherish for a life time
Tomorrow,..
We begin a new journey hand in hand
Eager to explore a world of promise
Forever,..
We will share an everlasting love
That could come from God alive

Cinta pada pandangan pertama



Januari 2006,
Cinta pada pandangan pertama?
Kadang aku jadi merasa malu dan lucu sendiri, dulunya aku adalah orang yang sangat memikirkan sesuatu serba terukur dan terarah, punya alasan logis dan memiliki pandangan tersendiri dalam segala hal termasuk ‘cinta’ dan kriteria calon pendampingku kelak.
Itu dulu, tapi kenapa kali ini tidak?
Mungkin bagi sebagian orang cinta pada pandangan pertama itu tak lebih dari bait pertama pembukaan roman picisan atau novel stensilan zaman baheula… tidak masalah bagiku anggapan itu, tapi yang pasti itulah yang kualami ketika bertemu dengannya.

Ada rasa yang aku sendiri susah untuk menggambarkannya.
Debaran jiwa begitu halus tapi penuh keyakinan, pokoknya klik aja dan ‘terkunci’ sudah ‘sepertinya dialah yang akan menjadi jodohku’ (gubrakkk… segitunya, kenal aja baru).
Tak ada alasan, tak ada logika, tak ada pertimbangan pokoknya suka aja.
Ya apa adanya mengalir begitu saja seperti lirik lagunya Phill Collin ”I love you just the way You are”

Maret 2006
Dia memintaku untuk menjadi istrinya (what a …... ?? )
Senang…?, tentu,
Kaget……?, banget
Tapi aku yakin dan kujawab ‘iya’, bilang aja sama orangtuaku.

April - Oktober 2006 :
Persiapan
Aku bersyukur punya sahabat yang banyak membantuku, meski aku lebih terobsesi untuk mempersiapkan sendiri segala sesuatunya. Mulai dari undangan, gedung, pakaian pengantin, format acara, bunga, sampai lagu yang akan dijadikan soundtrack untuk video pernikahanku (sok perfect banget deh… )

Nopember 2006 :
‘My wedding’
The day has come… I stand as a bride

sungguh... aku jatuh cinta pada lengkung alis dan teduhnya pandangmu.....

Senin, 11 Mei 2009

Renungan Akhir Tahun

(Bangka Pos, Sabtu 31 Desember 2005)

Sampai sejauh mana republik ini apabila kita bercermin pada satu tahun terakhir ini? Mungkin itulah yang selalu ada dibenak kita disetiap penghujung tahun.

Dengan demikian akan terurai kembali rentetan peristiwa atau kejadian yang terjadi selama setahun serta mengevaluasi kembali apa saja dampak dan solusi atas semua kejadian tersebut. Berbagai versi kaleidoskop menyajikan segala permasalahan yang dialami bangsa ini. Apakah kenaikan BBM membawa dampak yang cukup berarti terhadap neraca perekonomian? Apakah resufle kabinet juga mampu mendongkrak kepercayaan publik? Apakah ada perbaikan dalam issue besar seperti KKN? Sayangnya kita tak banyak melihat perubahan. Kalaupun ada, mungkin sakalanya tak bisa dibandingkan dengan kerusakan yang terjadi. Dalam pemerintahan saat ini –seperti juga pemerintahan yang lalu- good governance memiliki persoalan yang besar.

Masa depan kerap terasa samar. Karena itu ia mendebarkan. Dan kita menanti dengan harap-harap cemas, apa yang terjadi esok pagi. Bicara mengenai nasib negeri ini ditahun depan, kita seperti melihat sebuah silhouette. Sebuah bayang yang mungkin bisa direka, tapi tak rinci benar. Barang kali begitulah gambar situasi negeri ini saat ini.

Persoalan ekonomi memang jauh dari selesai, tapi toh bukan tak ada harapan disana. Pertumbuhan ekonomi tahun ini mungkin akan sedikit lebih baik dibandingkan tahun lalu., walau jelas jauh dari mencukupi. Dan mungkin perlu dingat, masih dibutuhkan waktu untuk kembali ke posisi sebelum krisis. Tapi kita tak bisa terus mengutuk atau menangis.

Proses kebijakan mengikuti pola kepentingan politik, dan bukan soal keadilan atau rasionalitas ekonomi. Mengingat bahwa regulasi pemerintah adalah komoditi yang dapat diperdagangkan, maka keputusan mengenai alokasi sumber ekonomi, tetap menjadi lahan ekonomi politik kebijakan yang pelik.

Tetapi harus diingat bahwa implementasi dapat saja berbeda. Dalam hal ini, tarik menarik antara efisiensi ekonomi dan politik kerap terjadi. Pelaku ekonomi akan melakukan tindakan untuk meningkatkan kesejahteraannnya, sedangkan pelaku politik akan melakukan tindakan untuk menyelamatkan atau meningkatkan dukungan politiknya. Belum lagi intervensi pihak luar yang memiliki kekuatan ‘luar biasa’. Karena itu, bisa dibayangkan betapa rumitnya proses ekonomi pilitik dalam kondisi seperti ini.

Tapi kita toh tak bisa hidup terus dengan pesimisme, parlemen dan proses politik memang bukan berangkat dari kesempurnaan, ia mencoba menjadi lebih baik. Sistem demokrasi memang berangkat dari asumsi bahwa aturan yang ada itu tidak sempurna. Karena itu dibutuhkan perdebatan, argumentasi, dan perbedaan pikiran

Itu sebabnya walaupun hasil yang diperoleh sekarang masih jauh dari sempurna, kita tidak bisa hanya terus menerus mengeluh. KKN memang ada dimana-mana, diparlemen, dipemerintahan. Dan perubahan memang harus dilakukan. Namun perlu diingat bahwa dalam satu sistem yang demokratis, proses ini harus dilakukan lewat parlemen. Artinya kita tidak bisa hanya memusuhi fakta politik.

Jika kita tidak menyukainya, kita harus mengubahnya, lewat alur politik itu. Itu sebabnya kita tak bisa terus menerus sinis pada politik. Bila kita menganggap politik itu ‘kotor’ , dan hanya orang ‘yang kotor’ yang mau berkecimpung didalamnya, maka praktis proses pengambilan keputusan akan diambil alih oleh mereka yang kita anggap ‘kotor’ -walau mungkin kita juga tak kurang kotornya.

Kalau itu terjadi, itu sebenarnya kesalahan kita, karena ‘kesombongan’ kita atau ‘ketidaktahuan’ kita, atau ‘kenaifan’ kita, yang memungkinkan mereka yang kita anggap ‘kotor’ bisa menentukan nasib kita. Kita boleh saja menuduh mereka ‘kotor’, tetapi fakta yang ada adalah bahwa mereka-yang berdasarkan satu pemilihan yang demokratis- memiliki hak untuk berada disana dan membuat pelbagai keputusan.

Itulah sebabnya, sinisme politik menjadi sebuah penyakit yang mengerikan, karena ia memenjarakan cara berpikir kita, dan menganggap bahwa mereka yang berpolitik itu ‘kotor’. Padahal, jangan-jangan dibalik itu sebenarnya ada sebuah sikap kesombongan kita yang merasa ‘kita’ lebih pintar atau ‘kita’ lebih baik dibanding ‘mereka’. Itu pula sebabnya kita tak bisa selamanya pesimis dan mengutuk. Banyak Negara demokratis toh survive dengan sistem yang tranparan. Jalan memang masih panjang dan kita tak boleh berhenti disini.